Terima Kasih Ayahku

[ PESAN AYAH PADA ANAK GADISNYA ]
~
Duhai anakku..
kemarin aku bertemu teman-temanku.
~
Mereka dengan bangga menceritakan anak-anaknya yang baru selesai S3.
~
Ada yang baru saja datang ke wisuda anaknya di Melbourne.
~
Ada yang bangga karena anak semata wayangnya sudah menjadi dokter.
~
Ada yang bangga karena anaknya jadi direktur dan manajer.
~
Ada yang bangga karena anaknya menjadi pemenang cover girl.
~
Ada yang bangga karena anaknya menjabat asisten manager.
~
Ada yang bangga karena anaknya menjadi fashion designer.
~
Ayah hanya mampu tersenyum dan mengucap selamat pada mereka semua. 🙂
~
Bukan.. bukan karena ayah iri ataupun kecewa, bukan pula karena ayah ingin berada di posisi mereka, melainkan karena ayah bangga memiliki putri seperti dirimu.
~
Yang hatinya tak pernah terpaut oleh dunia. .
Yang matanya tak pernah tergiur oleh emas mutiara.
~
Yang pribadinya ayah do’akan mampu menjadi anak shalihah.
~
Ayah tak pernah memintamu untuk mampu menjadi mereka, atau bahkan melebihi mereka, karena ayah sadar kebahagiaan dunia tak akan membahagiakan selamanya, cukuplah menjadi putri yang selalu ayah cinta.
~
Dengan kesederhaan dan hijab syar’i-nya.
~
Dengan ketaatanmu kepada Allah semata.
~
Dengan ketaatanmu kelak pada suamimu saja.
~
Cukuplah kau tutup auratmu..
Cukuplah kau jadikan Al-Qur’an cebagai teman hidupmu..
Cukuplah do’amu selalu untukku..
~
Duhai putriku..
Cukup jadilah wasilah untukku dan ibumu meraih Syurga Allah. Tak perlulah kaya terlalu berlebih di dunia, cukup mudahkan kami menuju Syurga-Nya.
~
Maka ayah akan slalu bangga memilikimu. Cukuplah ketaqwaanmu pada Rabbmu.
~
Mudahkanlah kami menuju Syurga dengan akhlaqmu, jangan seret ayah dan ibumu ke neraka.
~
Sungguh.. ayah dan ibu lebih bangga bila melihatmu tumbuh menjadi wanita shalihah. Sedang dunia dan rizki yang lainnya semata-mata bonus dari Allah saja…

Advertisements